Daftar Kode ICD-10 Poli Gigi Lengkap (K00–K14: Karies, Pulpitis, Impaksi) untuk RME & Klaim BPJS
Referensi cepat kode diagnosis ICD-10 blok K00–K14 dan prosedur ICD-9-CM poli gigi yang paling sering digunakan di Praktek Mandiri Dokter Gigi, Puskesmas, dan Klinik Pratama BPJS.
📌Intisari Panduan & Poin Penting
- ✓Blok K00–K14 pada ICD-10 WHO mencakup seluruh penyakit rongga mulut, kelenjar ludah, rahang, dan jaringan keras maupun lunak gigi.
- ✓Ketepatan memilih sub-kode desimal (misal K02.1 Karies Dentin vs K04.0 Pulpitis) sangat menentukan kesesuaian tindakan tumpatan atau perawatan saluran akar pada klaim BPJS PCare.
- ✓Pengiriman data Encounter ke SATUSEHAT Kemenkes wajib menyertakan kode ICD-10 sebagai resource Condition dan ICD-9-CM sebagai resource Procedure.
- ✓Di KlinikOS, seluruh kode ICD-10 dan ICD-9-CM poli gigi sudah terintegrasi langsung dengan klik Odontogram sehingga dokter gigi tidak perlu menghafal kode manual.
Tabel Kode ICD-10 Poli Gigi Paling Sering Digunakan (Blok K00–K08)
Berikut adalah daftar kode ICD-10 standar Kementerian Kesehatan RI dan BPJS Kesehatan untuk kasus-kasus terbanyak di pelayanan kesehatan gigi dan mulut tingkat pertama (FKTP) maupun spesialistik:
| Kode ICD-10 | Nama Diagnosis (Inggris / WHO) | Terminologi Klinis Indonesia & Indikasi |
|---|---|---|
| K00.6 | Disturbances in tooth eruption | Persistensi gigi sulung (gigi susu belum tanggal saat gigi tetap erupsi) |
| K01.0 | Embedded teeth | Gigi terpendam (gigi gagal erupsi tanpa halangan gigi lain) |
| K01.1 | Impacted teeth | Gigi impaksi (sering pada Molar 3 bawah/atas, indikasi odontektomi) |
| K02.0 | Caries limited to enamel | Karies superfisialis / karies terbatas pada lapisan email (Iritasi Pulpa) |
| K02.1 | Caries of dentine | Karies media / karies mencapai lapisan dentin (Hiperemi Pulpa) |
| K02.2 | Caries of cementum | Karies sementum / karies akar gigi pada resesi gingiva |
| K02.8 | Other dental caries | Karies gigi spesifik lainnya |
| K03.0 | Excessive attrition of teeth | Atrisi gigi berlebih akibat bruxism atau pengunyahan |
| K03.1 | Abrasion of teeth | Abrasi servikal gigi (misal akibat cara menyikat gigi yang salah) |
| K03.6 | Deposits [accretions] on teeth | Kalkulus dental / karang gigi supragingiva & subgingiva |
| K04.0 | Pulpitis | Pulpitis reversibel maupun pulpitis ireversibel akut/kronis |
| K04.1 | Necrosis of pulp | Nekrosis pulpa (kematian jaringan pulpa total/parsial) |
| K04.4 | Acute apical periodontitis of pulpal origin | Periodontitis apikalis akut yang berasal dari infeksi pulpa |
| K04.5 | Chronic apical periodontitis | Periodontitis apikalis kronis (granuloma apikal) |
| K04.6 | Periapical abscess with sinus | Abses periapikal dengan fistula / sinus tract intraoral atau ekstraoral |
| K04.7 | Periapical abscess without sinus | Abses periapikal akut tanpa sinus / pembengkakan gusi |
| K05.0 | Acute gingivitis | Gingivitis akut (radang gusi mendadak, mudah berdarah) |
| K05.1 | Chronic gingivitis | Gingivitis kronis akibat plak dan kalkulus |
| K05.3 | Chronic periodontitis | Periodontitis kronis (kerusakan jaringan penyangga gigi & poket periodontal) |
| K07.6 | Temporomandibular joint disorders | Kelainan sendi rahang TMJ (clicking, trismus, nyeri miofasial) |
| K08.3 | Retained dental root | Sisa akar gigi (gangren radiks / radix entomolaris) indikasi ekstraksi |
| K12.0 | Recurrent oral aphthae | Stomatitis aftosa rekuren (sariawan berulang) |
Daftar Kode Tindakan / Prosedur ICD-9-CM Poli Gigi
Selain kode diagnosis ICD-10, pelaporan RME standar Permenkes 24/2022 dan klaim asuransi/BPJS memerlukan kode prosedur klinis ICD-9-CM yang sesuai:
| Kode ICD-9-CM | Nama Prosedur Medis Gigi | Contoh Tindakan di Klinik / Praktek |
|---|---|---|
| 23.09 | Extraction of other tooth | Pencabutan gigi permanen atau gigi sulung dengan anestesi lokal (infiltrasi/blok) |
| 23.19 | Other surgical extraction of tooth | Odontektomi / pencabutan gigi impaksi dengan pembedahan flap & buang tulang |
| 23.2 | Restoration of tooth by filling | Penumpatan / tambal gigi dengan komposit sinar (Light Cure), GIC, atau tumpatan sementara |
| 23.70 | Root canal, not otherwise specified | Perawatan Saluran Akar (PSA / Endodontik), pulpektomi, atau pulpotomi |
| 24.0 | Incision of gum or alveolar bone | Insisi dan drainase abses gingiva / periapikal |
| 96.54 | Dental scaling, polishing, and debridement | Scaling kalkulus ultrasonik (root planing) dan pemolesan gigi |
| 87.11 | Full mouth x-ray of teeth | Foto Rontgen Panoramik (OPG) |
| 87.12 | Other dental x-ray | Foto Rontgen Periapikal atau Bitewing intraoral |
Otomatisasi Koding ICD-10 Poli Gigi di KlinikOS
Menghafal ratusan sub-kode ICD-10 saat antrean pasien padat rentan menimbulkan salah ketik dan penolakan klaim. Di **KlinikOS (Lifetime Pass Rp 990.000 sekali bayar seumur hidup)**, saat dokter gigi memilih kondisi pada peta Odontogram (misalnya memilih status `car` karies dentin pada gigi `36` atau `rrx` sisa akar pada gigi `16`), sistem secara otomatis menyarankan kode ICD-10 (`K02.1` atau `K08.3`) beserta draf SOAP dan tindakan ICD-9-CM yang relevan.
Bandingkan Biaya Langganan Bulanan vs KlinikOS Lifetime Pass
Aplikasi RME berlangganan bulanan (Rp 300.000/bln × 36 bln = Rp 10.800.000) memakan biaya 10x lipat lebih mahal dibanding KlinikOS Lifetime Pass (Rp 990.000 Sekali Bayar Seumur Hidup — Hemat Rp 9.810.000).
Simulasi: Rp 300.000/bln × 36 bln = Rp 10.800.000
- • Wajib bayar tiap bulan meski kunjungan pasien sedang sepi
- • Akses arsip rekam medis 25 tahun terkunci jika berhenti langganan
- • Sering ada biaya tambahan per dokter atau per kirim klaim
🎁 Diskon Kupon Mitra 10%: Cukup Rp 891.000 (Rp 0 biaya bulanan!)
- • 1 Akun Dokter/drg. Pemeriksa + 1 Akun Asisten/Resepsionis
- • Odontogram FDI, SOAP, ICD-10/ICD-9-CM & Bridging SATUSEHAT
- • Kirim Kuitansi & Antrean WhatsApp 1-Klik (wa.me) Gratis Selamanya
❓ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa perbedaan penggunaan kode K02.0, K02.1, dan K04.0 pada klaim poli gigi?
K02.0 digunakan untuk karies dangkal di lapisan email, K02.1 untuk karies yang sudah menembus dentin namun pulpa masih vital (biasanya ditindak dengan tumpatan langsung GIC/komposit), sedangkan K04.0 digunakan untuk pulpitis (nyeri spontan/menetap) yang memerlukan devitalisasi, kaping pulpa, atau perawatan saluran akar (PSA).
Kode ICD-10 apa yang dipakai untuk pencabutan gigi susu yang goyang pada anak?
Jika gigi susu goyang karena gigi permanen penggantinya sudah mulai tumbuh (persistensi), gunakan K00.6 (Disturbances in tooth eruption). Jika karena sisa akar karies kronis, dapat dikombinasikan dengan K08.3 atau K04.1 sesuai temuan klinis.
Apakah kamus ICD-10 di KlinikOS bisa dicari menggunakan Bahasa Indonesia?
Ya! Pencarian pintar ICD-10 di KlinikOS mendukung kata kunci Bahasa Indonesia (seperti 'sisa akar', 'karang gigi', 'sariawan', 'impaksi') maupun kode dan istilah medis Bahasa Inggris.